Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Tolak Semprot Sampanye di Podium Ketiga Moto3 Brasil

Faliruddin Lubis - Senin, 23 Maret 2026 16:49 WIB
@LambeResing
Veda kabur pas podium sambil bawa kaleng Red Bull.

POSMETRO MEDAN, Sao Paulo– Sejarah baru bagi dunia balap motor Indonesia tercipta di Sirkuit Interlagos, Brasil. Pembalap muda berbakat, Veda Ega Pratama, sukses menghentakkan panggung Moto3Brasil 2026 dengan meraih podium ketiga yang sangat emosional pada Minggu malam waktu setempat.

Keberhasilan ini tidak hanya memicu euforia di kalangan penggemar otomotif Tanah Air, tetapi juga menempatkan nama Veda sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus dominasi rider global di podium kelas ringan kejuaraan dunia tersebut.

Analisis terhadap jalannya balapan menunjukkan bahwa Veda tampil dengan strategi yang sangat matang sejak putaran awal. Meskipun menghadapi tekanan dari pembalap-pembalap berpengalaman, Veda mampu menjaga ritme motor dan konsistensi di tikungan-tikungan sulit Interlagos.

Keberhasilannya mengamankan posisi ketiga merupakan bukti nyata bahwa adaptasi Veda dengan mesin Moto3 telah mencapai level yang kompetitif. Capaian ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi para rival setingkat dunia bahwa Indonesia kini memiliki penantang serius dalam perebutan gelar juara dunia.

Namun, di balik kegemilangan performanya di lintasan, perhatian publik internasional justru tertuju pada sebuah momen simbolis saat seremoni podium berlangsung. Dalam tradisi balap motor kelas dunia, tiga pembalap terbaik biasanya merayakan keberhasilan mereka dengan menyemprotkan sampanye.

Berbeda dari pembalap lainnya, Veda Ega Pratama memilih untuk tidak ikut serta dalam perayaan minuman beralkohol tersebut. Sikap teguh Veda yang tetap memegang prinsip religiusnya di atas podium tertinggi mengundang gelombang apresiasi dan respek dari netizen lintas negara.

Aksi Veda tersebut langsung viral di berbagai platform media sosial, memicu ribuan komentar positif. Banyak pihak menilai bahwa kedewasaan Veda tidak hanya terlihat dari cara membalapnya, tetapi juga dari keberaniannya menjaga identitas diri di tengah lingkungan global yang sangat terbuka.

"Karena Veda orang Islam, dia harus menghindari minuman beralkohol. Mantap Veda, semoga ke depannya lagu Indonesia Raya yang berkumandang," tulis seorang netizen dalam sebuah forum diskusi digital.

"Respect Veda, no champagne as a Muslim, proud from Malaysia," tulis salah satu penggemar balap dari Malaysia di platform X.

Secara teknis, perolehan poin dari podium ketiga di Brasil ini membawa dampak signifikan bagi posisi Veda di papan klasemen sementara Moto3 2026. Saat ini, Veda Ega Pratama kokoh menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi total 27 poin.



Tag:

Berita Terkait

Sport

Pembalap MotoGP Gaspol di Seri Kedua Brasil 2026 Suasana Masih Lebaran

Sport

Jadwal Lengkap MotoGP Brasil 2026: Menanti Kebangkitan Marc Marquez

Sport

Rekor Baru! Veda Ega Jadi Pembalap Indonesia Terbaik di Grand Prix

Sport

Bentrok Polisi dengan Geng Pengedar Narkoba di Brasil, 119 Orang Tewas

Sport

Veda Ega Pratama Raih Kemenangan Gemilang di Seri Mugello Usai Pulih dari Operasi

Sport

Wow! Gaji Ancelotti di Timnas Brasil Paling Besar di Dunia