POSMETRO MEDAN, Medan-Sekolah Sepak Bola (SSB) Mandiri merayakan hari jadinya yang ke-17 dengan penuh semangat dan kebersamaan di Lapangan Zipur.
Perayaan berlangsung sederhana namun khidmat melalui prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang SSB Mandiri dalam membina talenta muda sepak bola.
Momentum ulang tahun ke-17 ini menjadi refleksi perjalanan SSB Mandiri dalam membangun pondasi pembinaan sepak bola usia dini.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa usia 17 tahun bukan sekadar angka, melainkan fase penting menuju kedewasaan dan awal dari berbagai pencapaian baru.
Selain prosesi syukuran, manajemen juga memberikan apresiasi kepada para siswa terfavorit dari tiap kelompok usia. Penghargaan tersebut dipilih langsung oleh para pelatih berdasarkan kriteria yang telah ditentukan manajemen sebagai bentuk motivasi bagi para pemain muda untuk terus berkembang.
Acara tersebut turut dihadiri Direktur Teknik Asprov PSSI Sumatera Utara, Ridwan Saragih. Dalam kesempatan itu, Coach Ridwan memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berlatih dengan disiplin serta menjunjung tinggi akhlak, etika, dan sportivitas baik secara individu maupun tim.
Ia juga menegaskan pentingnya keberadaan pelatih berlisensi dalam pembinaan sepak bola usia dini. Menurutnya, seluruh SSB di Sumatera Utara wajib dilatih oleh pelatih yang memiliki lisensi resmi sebagai bagian dari program PSSI dalam meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola nasional.