POSMETRO MEDAN,Budapest - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, merasa timnya layak dapat hadiah penalti di final Liga Champions kontra PSG.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta memberikan sorotan terhadap kepemimpinan wasit Daniel Siebert yang memberikan keputusan berbeda soal penalti.
Siebert memberikan penalti ketika bek kanan Arsenal, Cristhian Mosquera melanggar winger PSG, Khvicha Kvaratskhelia di kotak 16 meter.
Penalti kemudian dikonversi oleh Ousmane Dembele menjadi gol. Namun, keputusan berbeda dibuat oleh Siebert ketika Noni Madueke mendapat tekanan dari bek kiri PSG, Nuno Mendes, di dalam kotak penalti.
Daniel Siebert bergeming dan tidak memberikan penalti untuk Arsenal akibat pelanggaran tersebut.
"Saya menonton ulang dan itu bisa saja menjadi penalti. Terutama kita melihat penalti yang mereka berikan kepada saya tahun ini di kompetisi," ujar Arteta.
"Musim ini, wasit membuat keputusan, dan dia membuat keputusan yang berbeda dengan Cristhian Mosquera dan itu adalah keputusan penting," kata eks asisten pelatih Manchester City itu.
Dalam laga final Liga Champions musim 2025-2026 yang digelar di Puskas Arena, Budapest pada hari Sabtu (30/5/2026), Arsenal dibekuk PSG lewat adu penalti 3-4.
Arsenal mampu mencetak gol lebih dulu, melalui Kai Havertz pada menit keenam, sedangkan PSG baru membalas melalui penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65. (Kompas)