POSMETRO MEDAN, Jakarta-Legenda Arsenal, Samir Nasri, ikut menyorot kinerja wasit. Eks gelandang Timnas Perancis, Samir Nasri mengecam wasit Daniel Siebert yang memimpin jalannya laga final Liga Champions 2025-2026, PSG vs Arsenal.
Menurut Samir Nasri, kepemimpinan Daniel Siebert dalam pertandingan itu sedikit banyak berpengaruh pada performa Arsenal dalam laga kontra PSG.
Nasri berujar bahwa pelanggaran Nuno Mendes kepada Noni Madueke itu layak diberikan penalti dan tidak akan diintervensi oleh VAR.
Nasri juga menyoroti penalti yang diberikan oleh wasit Daniel Siebert ibarat "menghukum" Arsenal di babak kedua, usai pada babak pertama pasukan Arteta dinilai banyak membuang-buang waktu.
Dalam pertandingan menghadapi PSG, Arsenal membuat frustrasi sang lawan dengan memasang blok pertahanan yang disiplin. Taktik ini menurut Nasri membuat wasit menjadi tak senang.
"Pada babak kedua, wasit secara sistematis meniup peluit untuk Arsenal. Dia menghukum mereka karena mengulur waktu di babak pertama," ujar Nasri yang membela The Gunners pada tahun 2008-2011 ini.
"Jika dia meniup peluit untuk penalti, saya rasa VAR tidak akan membatalkannya. Tetapi fakta bahwa dia tidak meniup peluit juga bukan skandal," jelas Nasri.
Kendati mengkritik kepemimpinan wasit dalam laga PSG vs Arsenal, Samir Nasri nyatanya memberikan pujian untuk Luis Enrique.
Eks Marseille ini menyebut bahwa taktik PSG di bawah Enrique mampu mengontrol dan memperhitungkan semua kondisi yang akan terjadi dalam pertandingan final Liga Champions melawan Arsenal.
Nasri juga menyebut bahwa PSG yang dilatih oleh Luis Enrique kemudian menemukan ritme permainannya setelah gol penalti Ousmane Dembele.