POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.
Salah satu langkah strategisnya memastikan pemerataan mutu pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Utara lewat penataan guru dan tenaga kependidikan yang lebih terarah dan berkeadilan.
Komitmen ini disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng saat menghadiri sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Penataan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) jenjang TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Tapanuli Utara yang berlangsung di Aula Josue Staineer, Jalan Raja Johannes Hutabarat, Tarutung, Kamis (4/6/2026).
Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Freddy Panjaitan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebutuhan tenaga pendidik dengan kondisi riil sekolah-sekolah di Kabupaten Tapanuli Utara.
Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan sumber daya manusia bidang pendidikan, antara lain perwakilan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional VI Sumatera Utara, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), serta BKPSDM Kabupaten Tapanuli Utara.
"Kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan pemetaan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan yang lebih akurat sehingga pemerataan layanan pendidikan dapat terlaksana secara optimal," ujarnya.
Wakil Bupati Dr. Deni P. Lumbantoruan menegaskan pembangunan SDM unggul salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mewujudkan daerah yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Ia menilai pendidikan menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
Makanya, kata Wakil Bupati, seluruh pemangku kepentingan harus memastikan bahwa setiap anak di Tapanuli Utara memperoleh akses pendidikan yang sama baiknya tanpa dibatasi oleh letak geografis maupun kondisi sekolah.
"Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat disetiap wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Tidak boleh ada kesenjangan kualitas pendidikan antara sekolah yang berada di pusat kota dengan sekolah yang berada di wilayah terpencil. Pemerataan mutu pendidikan harus menjadi komitmen bersama," tegas Wakil Bupati.