POSMETRO MEDAN, Karo- Aksi unjuk rasa warga Desa Doulu dan Semangat Gunung di Kantor Bupati Karo berlangsung memanas, Kamis (5/6/2026).
Massa aksi terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan dari Satpol PP dan kepolisian, saat berupaya menerobos barikade untuk menemui Wakil Bupati Karo beserta jajaran pemerintah daerah.
Pantauan posmetromedan.id di lokasi menunjukkan ketegangan meningkat, setelah massa merasa terlalu lama menunggu keputusan terkait tuntutan yang mereka sampaikan. Kekecewaan tersebut memicu upaya sebagian peserta aksi untuk masuk ke area pertemuan guna meminta kepastian langsung dari pihak pemerintah.
Sebelumnya, Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karo, Juni Antomi Kemit, serta sejumlah pejabat lainnya, menyampaikan langkah yang akan diambil untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan menyatakan bahwa Surat Keputusan (SK) yang baru akan dicabut dan SK yang lama juga akan dicabut. Ia juga meminta kedua belah pihak kembali melakukan musyawarah untuk mencari solusi terbaik ke depan.
"Untuk menjaga keamanan dan ketertiban, maka kedua SK terkait pos tersebut akan dicabut," ujar Wakil Bupati di hadapan massa.
Meski demikian, pernyataan tersebut belum sepenuhnya meredakan ketegangan. Massa masih menuntut kejelasan dan kepastian terkait pengelolaan kawasan wisata yang menjadi pokok persoalan, sehingga situasi di lokasi sempat memanas sebelum akhirnya dapat dikendalikan oleh aparat keamanan.
Hingga kini, dialog antara perwakilan warga dan Pemerintah Kabupaten Karo masih terus berlangsung guna mencari penyelesaian yang dapat diterima semua pihak. (Jpg)