POSMETRO MEDAN, Sibolga - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melalui Bidang Pendidikan Agama Islam (Pakis) menekankan pentingnya transformasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam lingkungan sekolah. Hal ini disampaikan dalam Seminar Pengembangan Laboratorium PAI yang mengusung tema penerapan School Religious Culture di Kota Sibolga, Senin.
Kepala Bidang Pakis yang diwakili Ketua Tim Kerja Pendidikan Dasar dan Menengah Kanwil Kemenag Sumut, H. Muhammad Asrul Hasibuan hadir sebagai narasumber. Asrul menekankan bahwa penerapan budaya religi di sekolah merupakan salah satu dari tujuh peta jalan Direktorat PAI.
"Selama ini kita sudah terbiasa dengan reading Al-Qur'an (membaca Al-Qur'an). Sekarang, saatnya kita melangkah lebih jauh menuju doing Al-Qur'an (mengamalkan Al-Qur'an). Pertanyaannya adalah, apakah kita sudah melaksanakan apa yang kita baca?" ujar Asrul di hadapan para peserta.
Dalam paparannya juga, Asrul menekankan pentingnya transisi dari sekadar membaca Al-Qur'an menuju pengamalan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Membaca Al-Qur'an umumnya sudah kita laksanakan, harapannya, seluruh GPAI dan peserta didik mampu meningkatkan kualitas dari sekadar membaca menuju tahap mengamalkannya," ujar Asrul.
Dia berharap seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) mampu menjadi teladan bagi peserta didik dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur'an di kehidupan sehari-hari, tidak sekadar menjadikannya bahan bacaan rutin.(rel)