Demi Jadi Penyuluh Agama Rela Seberangi Danau Toba

Evi Tanjung - Kamis, 11 Juni 2026 16:25 WIB
ist
Dengan perahu motor sederhana Muhammad Ali Pakpahan seberanhi Danau Toba temu bertemu dengan kelompok binaannya

POSMETRO MEDAN, Toba - Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama Kecamatan Lumban Julu, Muhammad Ali Pakpahan, rela menyeberangi Danau Toba menggunakan perahu motor demi melaksanakan pembinaan keagamaan kepada kelompok binaannya di wilayah pesisir danau. Kegiatan penyuluhan berlangsung seminggu sekali bertepatanm Kamis (11/6/20260 dan menjadi wujud nyata komitmen KUA menjangkau umat hingga daerah terpencil.

Muhammad Ali Pakpahan berangkat pesisir Desa Binangalom menuju Desa Sibaruang, Kecamatan Lumban Julu. Desa tersebut dapat diakses melalui jalur air sehingga perjalanan laut menjadi pilihan utama. Perjalanan ditempuh selama kurang lebih 45 menit dengan menggunakan perahu milik warga yang telah lama membantu mobilitas penyuluh ke desa-desa binaan. Cuaca cerah dan gelombang tenang membuat perjalanan berjalan aman dan lancar.

Setibanya di Desa Sibaruang, Ali Pakpahan langsung mengisi majelis taklim ibu-ibu dan pembinaan remaja masjid di balai desa. Materi yang disampaikan meliputi penguatan akhlak mulia, fikih praktis tentang ibadah sehari-hari, serta pentingnya menjaga kerukunan hidup bertoleransi di tengah keberagaman masyarakat pesisir Danau Toba. Diskusi berlangsung interaktif dan warga antusias menyampaikan berbagai persoalan keagamaan yang mereka hadapi.

Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan layanan pembinaan keagamaan berjalan merata tanpa terkendala geografis. Wilayah kerja KUA Lumban Julu memiliki sejumlah desa yang terpisah Danau Toba, sehingga pendekatan langsung melalui jalur air menjadi strategi efektif. Kehadiran penyuluh di tengah masyarakat memudahkan penyampaian materi, mendengar aspirasi umat, dan memberikan pendampingan langsung terkait permasalahan keagamaan, keluarga sakinah, hingga zakat dan wakaf.

Kasi Bimas Islam Kabupaten Toba, Sahari, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi Muhammad Ali Pakpahan. "Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Penyuluh Agama Islam KUA Lumban Julu, Muhammad Ali Pakpahan, yang rela menempuh Danau Toba dengan perahu demi menjangkau kelompok binaan di Desa Parsaoran. Inilah bentuk pengabdian tulus penyuluh agama. Semangat seperti inilah yang kita butuhkan agar pelayanan Bimas Islam benar-benar hadir, dirasakan, dan bermanfaat bagi masyarakat sampai pelosok," ungkapnya.

KUA Lumban Julu menegaskan bahwa program penyuluhan keliling akan terus digiatkan, khususnya ke wilayah yang akses daratnya terbatas. Perahu menjadi sarana penting bagi penyuluh untuk menjangkau umat di pulau-pulau kecil dan desa pesisir. Selain pembinaan, penyuluh juga berperan mendata kebutuhan masyarakat, memfasilitasi layanan pencatatan nikah, serta memberikan edukasi tentang program keagamaan Kementerian Agama.

Warga Desa Sibaruang menyambut hangat kedatangan penyuluh. Mereka merasa diperhatikan dan terbantu dengan hadirnya penyuluhan langsung. Ke depan, kelompok binaan berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin agar ilmu agama dan nilai kebersamaan terus terjaga di tengah masyarakat pesisir Danau Toba.(rel)


Tag:

Berita Terkait