POSMETRO MEDAN,Asahan- Warga yang tinggal di kampung yang terletak di Dusun VIII Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, Sumut, belum pernah merasakan jaringan listrik. Selama ini, kehidupan di perkampungan yang dihuni sekitar 120 warga itu tanpa jaringan listrik.
Jarak jaringan tiang listrik terakhir ke kampung mereka hanya berjarak 3 kilometer, dan berjarak hanya beberapa kilometer saja dari pusat kecamatan, namun aspirasi warga tetap tidak terlaksana.
Sebagian besar warga di kampung tersebut berpenghasilan dari hasil perkebunan, belasan rumah yang dibangun di atas lahan masing-masing itu hanya berdinding kayu papan dan beralaskan tanah dan jauh dari kesan mewah tidak ada televisi, mesin penanak nasi bahkan kulkas.
Nazar Muliyono, Kepala Dusun VIII Desa Pertahanan mengatakan, sebenarnya mereka iri dengan dusun lain yang sudah teraliri listrik.
"Tapi mau bagaimana lagi sampai sekarang juga tak ada listrik masuk di kampung, sudah berulangkali kami bermohon namun semua hanya janji tinggal janji," ucapnya lirih, saat bercerita kepada wartawan, Rabu malam (10/6/2026).
" Kami bak kampung terisolir, tidak menikmati hasil pembangunan jalan ke kampung kami pun rusak parah dikala musim hujan becek dengan dan apabila kemarau berdebu," sambungnya.
Warga lain, Nurdin Nasution (70) mengaku sangat prihatin melihat kondisi kampungnya yang tidak tersentuh pembangunan, jalan ke kampung kami ini tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dikarenakan parahnya kondisi jalan.
Dirinya selalu berangan-angan bisa segera menikmati fasilitas akan kebutuhan listrik sebelum akhir hayatnya.
Lambat laun, menurutnya, kampung ini akan menjadi kampung hantu, saat ini saja sebagian besar warga sudah meninggalkan rumah karena tidak tahan dengan hidup tanpa listrik mengingat anak-anak mereka yang harus belajar dan bersekolah.(Istana)