Elida Hapnih, Siswi MAN Labusel Raih Juara 2 Deklamasi Bahasa Prancis di Unimed

Evi Tanjung - Jumat, 12 Juni 2026 16:01 WIB
ist
Elida Hapnih siswa MAN Labuhanbatu Selatan

POSMETRO MEDAN,Labusel - Elida Hapnih siswa MAN Labuhanbatu Selatan juara dalam ajang La Semaine de la Francophonie 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Siswi kelas X-3, ini berhasil meraih juara kedua dalam cabang lomba Baca Puisi Bahasa Prancis pada Kamis, (11/06/2026).

Kompetisi yang mengusung tema "Jeunes, Fiers, Francophonie" menggambarkan semangat dan identitas generasi muda Francophone yang bangga menggunakan Bahasa Prancis sebagai sarana mengekspresikan diri merupakan bagian dari perayaan lomba tahunan yang rutin digelar dan terbuka bagi murid jenjang SMA/sederajat dari seluruh Indonesia.

Peserta lomba baca puisi diberikan pilihan puisi. Elida memilih puisi yang berjudul, "Le Cancre" karya Jacques Prévert (1945), yang mengisahkan tentang seorang anak yang menolak terhadap sistem pendidikan formal. Ia tampil dengan kefasihan, ekspresi, dan penjiwaan yang memukau, sesuai dengan kriteria penilaian lomba.

Di balik hasil yang membanggakan itu, proses latihan ternyata berlangsung cukup singkat. Hanya dalam waktu sekitar satu minggu. Namun, perjalanan itu tidak sepenuhnya mudah. Usaha dan perjuangan Elida perlu mendapat apresiasi, karena bahasa Prancis bukanlah bahasa yang mudah untuk diucapkan.

"Pengucapan bahasa Prancis sangat rumit dibanding bahasa lain, terutama huruf 'r' yang serasa tertanam di tenggorokan. Hal ini merupakan tantangan terbesar yang harus Elida kuasai sebab, poin paling tinggi dalam lomba ini adalah pengucapan dalam berbahasa Prancis", Ujar Ahmad Faisal selaku Guru pembimbing Bahasa Prancis.

Elida mengaku tidak menyangka usahanya dapat membawanya hingga meraih Juara 2 pada kompetisi La Semaine de la Francophonie 2026 tersebut. Rasa senang, bangga, sekaligus syukur bercampur menjadi satu ketika pengumuman pemenang diumumkan.

"Saya merasa sangat senang dan bersyukur. Buat saya, ini bukan hanya tentang juara, tetapi bukti bahwa usaha dan proses yang dijalani dengan sungguh-sungguh bisa membuahkan hasil," Ujar Elida.

Elida juga berpesan kepada teman-teman MAN Labuhanbatu Selatan agar terus berjuang dan bersemangat untuk meraih mimpi. "Jangan takut mencoba. Kalau belum coba, kita nggak akan tahu hasilnya. Tapi kalau sudah mencoba, paling tidak kita tidak akan menyesal karena sudah berani melangkah," tutupnya.

Di balik keberanian mengikuti kompetisi ini, ada dorongan besar dari lingkungan terdekatnya. Dukungan dari Kepala Madrasah dan seluruh Guru MAN Labusel. Monsieur Ahmad Faisal, S.Pd, selaku pembimbing sekaligus pelatih Français club MAN Labusel merasa bangga dan berterima kasih atas dedikasi Ananda Elida dalam mengikuti lomba baca puisi bahasa Prancis.

Kepala MAN Labuhanbatu Selatan, Drs. H. Satia Muda Ritonga, S.H.MM, turut memberikan apresiasi atas pencapaian Elida Hapnih. "Prestasi ini bukan hanya membanggakan bagi Elida secara pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa murid MAN Labusel mampu bersaing dalam bidang yang sangat spesifik dan menantang seperti bahasa Prancis. Saya sangat mengapresiasi semangat belajar Elida dan dukungan penuh dari para pembimbing, khususnya Monsieur Faisal. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi murid lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani melangkah di bidang sastra dan bahasa asing.," ujar Kamad.(rel)


Tag:

Berita Terkait