Pengawas Madrasah Kemenag Padangsidimpuan Raih Anugerah Inovatif Tingkat Nasional

Evi Tanjung - Jumat, 12 Juni 2026 16:23 WIB
ist
Pengawas Madrasah Rahmawati Gultom, MA berhasil meraih penghargaan Anugerah Pengawas Madrasah Kategori Pengawas Madrasah Inovatif Tingkat Nasional Tahun 2026

POSMETRO MEDAN, Padangsidimpuan - Prestasi membanggakan kembali diraih jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan. Pengawas Madrasah Rahmawati Gultom, MA berhasil meraih penghargaan Anugerah Pengawas Madrasah Kategori Pengawas Madrasah Inovatif Tingkat Nasional Tahun 2026 atas dedikasi dan pengabdiannya dalam melaksanakan tugas kepengawasan pendidikan madrasah.

Penghargaan tersebut diserahkan pada kegiatan Silaturrahmi Nasional IV dan Musyawarah Nasional III Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Nasional Tahun 2026 yang dilaksanakan di Hotel Ibis Trans Studio Bandung, Kota Bandung.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Nasional tersebut dihadiri oleh para pengawas madrasah dari berbagai provinsi di Indonesia sebagai ajang silaturahmi, penguatan kompetensi, serta apresiasi terhadap pengawas madrasah berprestasi dan inovatif. Penghargaan kategori Pengawas Madrasah Inovatif diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah melalui inovasi kepengawasan, pembinaan, dan pendampingan kepada madrasah binaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan Erwin Kelana Nasution menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan tingkat nasional ini menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan inovasi dalam menjalankan tugas."Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan. Semoga penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pengawas, guru, dan tenaga kependidikan untuk terus berkarya dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara," ujarnya.(rel)


Tag:

Berita Terkait