POSMETRO MEDAN,Labusel – Genderang perang terhadap narkotika di wilayah hukum Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali memakan korban.
Dalam sebuah operasi senyap yang menegangkan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labusel berhasil membongkar sindikat pengedar sabu di kawasan perkebunan Afdeling VI PIR, Desa Aek Raso, Kecamatan Torgamba, Jumat (12/06/2026) sore.
Penggerebekan dramatis ini tidak hanya berhasil meringkus sang pengedar di lapangan, namun juga memicu aksi pengejaran cepat (development case) yang berhasil menyeret seorang wanita yang diduga kuat sebagai otak dan pemasok barang haram tersebut.
Aksi heroik petugas bersenjata lengkap ini bermula dari jeritan resah masyarakat yang melapor melalui layanan Dumas Presisi. Wilayah Afdeling VI PIR Desa Aek Raso dilaporkan telah berubah menjadi sarang transaksi barang haram yang merusak generasi muda.
Merespons cepat kilat laporan tersebut, tepat pukul 15.30 WIB, Tim Opsnal Satresnarkoba merangsek masuk melakukan pengintaian tak kasat mata di lokasi kejadian. Mengetahui target berada di tempat, petugas langsung melakukan barikade dan penggerebekan mendadak.
Seorang pria berinisial G alias Gugun (25), tak berkutik saat moncong senjata petugas mengepungnya. Gugun yang sempat syok langsung digeledah di tempat.
Hasil penggeledahan Gugun terdapat narkotika 1 plastik klip sedang yang di dalamnya terdapat 10 plastik klip transparan berisi kristal putih diduga sabu, Uang Tunai Rp250.000,- (diduga kuat uang berdarah hasil transaksi sabu) juga 1 unit HP Vivo warna biru yang digunakan untuk mengontrol pesanan.
,Polisi tidak lekas puas. Di bawah tekanan interogasi cepat di lapangan, Gugun akhirnya "bernyanyi" dan mengaku bahwa seluruh pasokan sabu tersebut ia dapatkan dari seorang wanita berinisial EAS alias Evi.
Mendengar nama sang bandar utama, tim langsung bergerak bak furious. Operasi langsung dikembangkan detik itu juga. Petugas memburu keberadaan Evi ke kediamannya di Jalan Palam, Desa Aek Raso.
Melalui pengejaran yang diburu waktu agar target tidak kabur, Evi akhirnya berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti. Perempuan tersebut langsung syok saat menyadari jaringan bisnis haramnya runtuh dalam sekejap.