POSMETRO MEDAN-Tapanuli Utara dibawah kepemimpinan Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat terus menunjukkan komitmen kuat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penguatan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan percepatan pencapaian Universal Health Coverage (UHC).
Komitmen ini dibuktikan dengan peningkatan signifikan alokasi anggaran pembayaran premi dan bantuan iuran JKN yang pada tahun 2026 mencapai Rp38,06 miliar, tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Utara, jumlah peserta JKN yang dibiayai pemerintah daerah mengalami lonjakan yang sangat signifikan.
Pada Juni 2024, peserta JKN yang ditanggung Pemkab Taput tercatat sebanyak 53.032 jiwa dengan capaian UHC sebesar 90,21 persen.
Angka tersebut meningkat menjadi 102.973 jiwa pada Mei 2026, dengan capaian UHC mencapai 99,27 persen.
Peningkatan ini menunjukkan keberhasilan berbagai kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Selain memperkuat kepesertaan JKN, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pengoperasian puskesmas 24 jam hingga tingkat dusun, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, penguatan sarana dan prasarana kesehatan, serta pembenahan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah Tarutung.
Perjalanan menuju cakupan kesehatan semesta tersebut menunjukkan tren yang sangat positif. Pada Desember 2024, capaian UHC meningkat menjadi 97,77 persen dengan jumlah peserta mencapai 75.694 jiwa.
Meski sempat mengalami penyesuaian pada Mei 2025 dengan capaian 96,49 persen, angka tersebut kembali meningkat menjadi 98,84 persen pada Desember 2025, kemudian naik menjadi 99,07 persen pada Januari 2026, dan mencapai 99,27 persen pada Mei 2026.