POSMETRO MEDAN- Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mengharapkan dan mendorong kegiatan Business Matching SPPG dan Pelaku Usaha Siantar-Simalungun bisa menjadi wadah koordinasi untuk menentukan langkah-langkah kerja sama mendorong agar komoditas utama seperti beras dan telur dapat dipasok langsung dari produsen lokal.
Sehingga harga bisa lebih stabil dan pelaku usaha daerah memiliki kepastian pasar.
Harapan ini disampaikan Wesly dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan SH MH, di acara Business Matching SPPG dan Pelaku Usaha Siantar-Simalungun, yang berlangsung di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Jumat (26/06/2026).
Menurut Wesly Silalahi dalam postingan anonim Facebook @pemko pematangsiantar yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 27 Juni 2026, Business Matching diharapkan dapat lebih memperkuat koordinasi, sinergi, dan komitmen bersama dalam rangka fasilitasi kemitraan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pelaku usaha di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.
Disebutkan, kegiatan Business Matching SPPG dan Pelaku Usaha Siantar-Simalungun merupakan salah satu upaya strategis yang mempertemukan berbagai entitas bisnis untuk menciptakan sinergi dan mencapai tujuan saling menguntungkan.
"Ini ibarat jembatan yang menghubungkan pihak-pihak dalam ekosistem bisnis untuk kolaborasi atau kesepakatan," katanya.
Tujuannya, bisa beragam, mulai penjualan, investasi, kemitraan, hingga alih teknologi. Dengan diarahkan untuk mempertemukan langsung SPPG dengan UMKM, koperasi, produsen, dan pelaku usaha lokal agar tercipta kemitraan nyata dalam rantai pasok pangan daerah, khususnya untuk kebutuhan dapur gizi.
Selain itu disebutkan, konsep business matching telah berkembang dari pertemuan fisik sederhana menjadi proses strategis berorientasi jangka panjang.
Ini, kata dia, pondasi penting untuk membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung dan berkelanjutan, bukan sekadar taktik musiman.
"Perusahaan perlu melihatnya sebagai investasi strategis jangka panjang," tukasnya.