Tim PKM DPPM Unimed Implementasikan Teknologi Pengupas Kulit Kopi Untuk Kelompok Tani Mberasmo Page Pakpak Bharat

Evi Tanjung - Senin, 29 Juni 2026 15:51 WIB
ist
Tim PKM Unimed melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui implementasi teknologi mesin pengupas kulit kopi bagi Kelompok Tani Mberasmo Page di Kabupaten Pakpak Bharat

POSMETRO MEDAN, Pakpak Bharat - Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui implementasi teknologi mesin pengupas kulit kopi bagi Kelompok Tani Mberasmo Page di Kabupaten Pakpak Bharat, Senin (29/6/2026) Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi kerja, dan kualitas hasil pengolahan kopi yang selama ini masih dilakukan secara manual.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi tepat guna. Melalui penerapan mesin pengupas kulit kopi, petani diharapkan mampu mempercepat proses pascapanen, mengurangi beban kerja, serta meningkatkan kapasitas produksi kopi yang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah Pakpak Bharat.

Ketua tim PKM Drs. Juniar Hutahaean, M.Si yang didampingi Dr. Saronom Silaban, dan Siti Ulgari, M.Pd sebagai anggota menjelaskan bahwa salah satu permasalahan utama yang dihadapi petani kopi adalah rendahnya efisiensi proses pengupasan buah kopi yang masih mengandalkan cara tradisional. Kondisi tersebut menyebabkan waktu produksi menjadi lebih lama dan kapasitas pengolahan terbatas. Dengan hadirnya mesin pengupas kulit kopi, proses pengolahan dapat dilakukan lebih cepat dan lebih konsisten sehingga mendukung peningkatan pendapatan petani. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Bpk Asran Siregar, S.E sebagai perwakilan dari LPPM Unimed.

Selain menyerahkan bantuan teknologi, tim PKM juga memberikan pelatihan pengoperasian mesin, perawatan alat, serta pendampingan kepada anggota Kelompok Tani Mberasmo Page. Pelatihan ini bertujuan memastikan petani mampu mengoperasikan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan. Selain pemberian teknologi, mitra juga dilatih mengolah limbah kulit kopi menjadi pupuk kompos yang dapat digunakan oleh mitra meningkatkan kesuburan tanah dan mengurangi biaya produksi. Pendekatan pendampingan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penggunaan alat, tetapi juga pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan usaha tani kopi.

Ketua Kelompok Tani Mberasmo Page Benianto Boangmanalu menyambut baik program ini dan menyampaikan apresiasi kepada Tim PKM DPPM Unimed atas dukungan yang diberikan. Menurut mereka, bantuan teknologi tersebut menjadi solusi nyata dalam menjawab kebutuhan petani untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha kopi di daerah tersebut. Melalui program ini, DPPM Unimed menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Diharapkan implementasi teknologi pengupas kulit kopi dapat menjadi langkah awal bagi pengembangan usaha kopi yang lebih modern, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Pakpak Bharat.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Sumut

LPPM Unimed Kelola Tanaman Rempah jadi Biskuit Bersama Warga Pantai Labu