POSMETRO MEDAN, Parapat - Indonesia kini memiliki 12 UNESCO Global Geopark, menjadikannya sebagai negara dengan jumlah geopark berstatus UNESCO terbanyak ketiga di dunia. Capaian tersebut dinilai menjadi modal besar untuk mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat.Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pakar Komite Geopark, Dedi Irpan Bahri, di sela-sela acara Welcome Dinner The 7th Geotourism Festival and International Conference (Geofest) 2026, Rabu (1/7/2026), di Parapat.
Dedi menjelaskan, saat ini terdapat 241 UNESCO Global Geopark yang tersebar di 51 negara. Dari jumlah tersebut, 49 geopark berada di Tiongkok, menjadikan negara tersebut sebagai pemilik UNESCO Global Geopark terbanyak di dunia.
Sementara itu, Indonesia berada di posisi ketiga dengan 12 UNESCO Global Geopark. Indonesia juga memiliki 11 Geopark Nasional yang dipersiapkan untuk diusulkan menjadi UNESCO Global Geopark.
"Saat ini kita ada 241 UNESCO Global Geopark di dunia yang tersebar di 51 negara. Dari jumlah itu, 49 berada di China sebagai negara dengan UNESCO Global Geopark terbanyak di dunia. Setelah China ada Spanyol, kemudian Indonesia berada di peringkat ketiga dengan 12 UNESCO Global Geopark," ujarnya.
Menurut Dedi, bertambahnya jumlah geopark di Indonesia nanti dapat mendorong konsep pembangunan yang lebih berkelanjutan di berbagai daerah.