POSMETRO MEDAN, Parapat - Konsul Kehormatan Republik Korea Selatan untuk Sumatera Utara, Parlindungan Purba, berencana menggelar Business Summit Korea-Indonesia sebagai upaya memperkuat kerja sama antara pelaku usaha kedua negara.
Sektor pariwisata, khususnya Danau Toba, akan menjadi salah satu pintu masuk untuk mendorong kolaborasi tersebut.
Parlindungan mengatakan, pihaknya akan mengundang pelaku usaha dari Korea Selatan maupun Sumatera Utara untuk membahas peluang kerja sama di berbagai sektor.
"Kita akan membuat Business Summit Korea-Indonesia. Dalam waktu dekat kita akan mengajak para pengusaha memikirkan langkah-langkah untuk mengundang pengusaha dari Korea agar bertemu dengan pengusaha di Sumatera Utara," ujarnya, di sela-sela acara Welcome Dinner The 7th Geotourism Festival and International Conference (Geofest) 2026 di Hotel Khas Parapat, Rabu (1/7/2026).
Menurutnya, sektor pariwisata menjadi bidang yang paling siap dikembangkan karena didukung infrastruktur. Ditambah tingginya minat masyarakat Korea Selatan berkunjung ke Indonesia.
"Yang paling cepat tentu sektor pariwisata karena infrastrukturnya sudah ada. Setelah itu kita dorong kerja sama di bidang lainnya," katanya.
Ia menjelaskan, sebagai Konsul Kehormatan Republik Korea Selatan untuk Sumatera Utara, ia bertugas membantu warga dan investor Korea Selatan di Sumatera Utara. Hal tersebut sekaligus memperkuat hubungan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah Indonesia dengan Korea Selatan.
Untuk mendukung upaya tersebut, Parlindungan mengaku telah berkomunikasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, serta Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA).
Dalam waktu dekat, sekitar 50 hingga 60 pelajar beserta dosen dari Korea Selatan juga dijadwalkan mengunjungi Kota Medan dan Danau Toba sebagai bagian dari program pertukaran pendidikan dan promosi pariwisata.
Menurut Parlindungan, tingginya okupansi penerbangan dari Medan menuju Korea Selatan menjadi salah satu indikator besarnya peluang pengembangan hubungan kedua wilayah.