POSMETRO MEDAN- Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo mengaku masih trauma setelah kaca jendela rumah dinasnya pecah diduga akibat tembakan OTK (orang tidak dikenal).
Dia menyebut dirinya dan keluarga merasa tidak nyaman tinggal di rumah dinas itu.
Lom Lom mengatakan, hingga kini hasil pemeriksaanLaboratorium Forensik Polda Sumut belum keluar.
Meski begitu, dia masih meyakini kerusakan pada kaca jendela rumah dinasnya merupakan bekas tembakan.
"Belum ada hasil Labfor dari polisi. Ya sekarang masih trauma lah kita. Satu keluarga takut, kalau bisa pindah dari rumah dinas," ujar Lom Lom, Selasa, 7 Juli 2026.
Menurut Lom Lom, kondisi keamanan di rumah dinasnya belum membuat dirinya merasa tenang. Meski ada personel Satpol PP yang bertugas setiap hari, ia menilai pengamanan tersebut masih belum cukup memberikan rasa aman bagi keluarganya.
Ia mengaku sulit tidur sejak kejadian tersebut. Lom Lom menyebut dirinya kerap baru bisa tidur menjelang pagi karena masih merasa khawatir terhadap keselamatan istri dan anaknya.
"Sekarang tidurnya saya jam 4 saja tiap hari. Kalau kerugian imateriel tidak ternilai," katanya.
Lom Lom menduga peristiwa itu bukan sekadar peluru nyasar. Ia menilai posisi rumah dinas yang dikelilingi tembok tinggi membuat kemungkinan peluru nyasar sangat kecil.
Menurutnya, pelaku diduga mengetahui posisi kamar pribadinya. Ia menduga peristiwa tersebut merupakan bentuk teror atau intimidasi terhadap dirinya sebagai pejabat daerah.