POSMETRO MEDAN- Isu dugaan adanya kutipan dalam proses pengangkatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu kembali menjadi perhatian publik.
Informasi yang beredar juga mengklaim total dana yang terkumpul diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Bahkan, muncul dugaan dana ini tidak hanya berhenti pada oknum yang disebutkan, melainkan mengalir ke pihak lain.
Hanya saja, dugaan yang bertiup kencang ini belum disertai bukti yang bisa diverifikasi.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu, Abdi Jaya Pohan pun membantah adanya praktik kutipan sebagaimana yang beredar dalam pemberitaan.
Dalam keterangannya, Abdi menjelaskan proses pemilihan Kepala Sekolah dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan berbagai aspek, di antaranya kompetensi manajerial, rekam jejak, serta pemenuhan persyaratan kepangkatan atau golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Isu yang beredar itu tidak benar, kami memilih dan melantik Kepala Sekolah itu berangkat dari kemampuan dan golongan," kata Abdi Selasa (7/6/2026) dalam sebuah postingan anonim facebook @Informasi Terkini Sumut yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Rabu 8 Juli 2026.
Saat kembali ditanya mengenai isu dugaan adanya setoran sejumlah uang dalam proses penunjukan Kepala Sekolah, dia membantah keras tudingan itu.
Menurutnya, hingga kini tidak ada bukti yang mendukung tuduhan tersebut.