POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Toba melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga akan menguji coba model pembelajaran 5 hari sekolah pada jenjang PAUD, SD, dan SMP, baik negeri maupun swasta, mulai Tahun Ajaran 2026/2027.
Kebijakan ini mulai diterapkan setelah pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan akan dievaluasi selama satu semester.
Plt Kepala Disdikpora Toba, Natalia Silitonga dalam sebuah postingan anonim facebook @Anak Balige yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Kamis 9 Juli 2026 menyatakan uji coba bertujuan meningkatkan mutu pendidikan, efisiensi waktu belajar, serta mendukung kesejahteraan psikologis peserta didik dan tenaga pendidik.
Sekolah, kata dia, diminta menyusun jadwal pelajaran secara proporsional agar capaian kurikulum tetap terpenuhi meskipun kegiatan belajar dilaksanakan lima hari dalam sepekan.
Pelaksanaan kebijakan disesuaikan dengan kesiapan masing-masing sekolah, kearifan lokal, dan kebutuhan peserta didik, serta diharapkan melibatkan komite sekolah dan orang tua.
Disdikpora menyebut evaluasi akan dilakukan berdasarkan indikator seperti prestasi akademik, kehadiran siswa, kesejahteraan psikologis, dan efisiensi operasional sekolah.***