POSMETRO MEDAN- Respons cepat ditunjukkan Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Serdang Bedagai (Sergai) dalam menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkotika.
Sebuah lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran gelap narkoba di Dusun II, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, digerebek petugas pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) tersebut dipimpin langsung Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Erikson David, S.H., M.H. Penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Sergai pada Selasa (7/7/2026) malam.
Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan dua pria berinisial SS dan PS yang berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
Selain mengamankan kedua terduga pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, yakni dua bungkus plastik klip transparan ukuran kecil berisi sabu, satu kaca pirex yang masih terdapat sisa sabu, satu set alat hisap sabu (bong), satu plastik ukuran sedang berisi beberapa plastik klip kosong, dua buah pipet, satu dompet warna hitam dalam keadaan kosong, serta uang tunai sebesar Rp47.000.
Berdasarkan hasil interogasi awal di lokasi, SS dan PS mengaku bahwa barang bukti tersebut merupakan milik seorang pria berinisial IG yang berhasil melarikan diri saat petugas melakukan penyergapan.
Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan adanya operasi penindakan tersebut.
"Benar, personel Sat Narkoba telah melakukan tindakan tegas terukur berupa Gerebek Sarang Narkoba di wilayah Kecamatan Sei Bamban. Operasi ini merupakan bentuk komitmen penegakan hukum sekaligus respons cepat kami atas aduan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110," ujar AKP Bringin Jayadalam sebuah postingan anonim facebook @Gabriel hasea siburian yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 10 Juli 2026.
Dia menambahkan, pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan guna memburu terduga pelaku lain yang berhasil melarikan diri.