Mutiara Kids Binjai Berbagi untuk Anak dan Pejuang Keluarga

Evi Tanjung - Kamis, 23 Juli 2026 22:06 WIB
ist MB
Mlutiara Kids Binjai foto bareng walikota Binjai

Posmetro Medan, Binjai - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 menjadi momentum istimewa bagi Sekolah Tumbuh Kembang Anak Mutiara Kids untuk memperkuat komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendekatan terapi, pendidikan inklusi dan kepedulian sosial.

Mengusung semangat tema nasional "Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" serta Gerakan BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA RI), Mutiara Kids menghadirkan rangkaian kegiatan yang menggabungkan nilai edukasi, rehabilitasi sosial, dan penguatan karakter anak.

Sebagai lembaga yang bergerak di bidang terapi tumbuh kembang dan pendidikan inklusi di Kota Binjai, Mutiara Kids menilai Hari Anak Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat penting bahwa setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, berhak memperoleh lingkungan yang aman, ramah, dan inklusif.

"Kami berharap momentum Hari Anak Nasional ini semakin mendorong pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menghadirkan ruang yang lebih nyaman, aman, dan setara bagi anak-anak, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat berkembang secara optimal sesuai potensinya," ujar Direktur Mutiara Kids, Ebenezer Manullang, Kamis,(23/7/2026)

Sebagai wujud kepedulian sosial, Mutiara Kids menyalurkan 50 paket beras kepada pengemudi Gojek Online dan petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai yang setiap hari menjadi bagian penting dalam melayani masyarakat.

Menurut Ebenezer, kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para pejuang keluarga yang bekerja tanpa mengenal waktu demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

"Di balik senyum anak-anak, ada orang tua yang berjuang setiap hari. Kami ingin Hari Anak Nasional juga menjadi momen untuk menghargai perjuangan mereka," ungkapnya.

Mutiara Kids secara konsisten melaksanakan program sosial pada awal pekan setiap bulan, seperti Jumat Berkah, berbagi beras, kunjungan ke panti asuhan, dan berbagai aksi kemanusiaan lainnya sebagai bagian dari budaya sekolah yang menanamkan nilai kepedulian sejak dini.

Yang membedakan kegiatan sosial Mutiara Kids adalah keterlibatan langsung anak-anak dalam setiap proses berbagi.

Dalam dunia terapi tumbuh kembang, pendekatan ini dikenal sebagai Community-Based Social Therapy (Terapi Sosial Berbasis Komunitas) atau Natural Environment Intervention, yaitu metode intervensi yang menghadirkan pengalaman nyata di lingkungan masyarakat untuk melatih kemampuan sosial, komunikasi, empati, interaksi, serta pembentukan karakter anak.



Tag:

Berita Terkait

Sumut

Mengenal dari Dekat Sosok Mayjen TNI Aminton Manurung, S.I.P

Sumut

Lapas Narkotika Langkat Gelar Pengarahan dan Tes Urine Jajaran Regu Pengamanan

Sumut

Bupati Humbahas Hadiri Forum Bersama 37 Kepala Daerah, Dorong Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Sumut

Tim Cobra Polres Karo Ungkap Kasus Penggelapan, Tersangka Diamankan di Pancur Batu

Sumut

Pengamat: Gaya Komunikasi Purbaya, Blak-blakan, Tapi Berisiko ...

Sumut

Seluruh Petugas Lapas Kelas IIA Binjai Tes Urine