POSMETRO MEDAN- Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) kembali digelar Sat Reskrim Polres Simalungun untuk mengamankan aktivitas masyarakat di malam libur.
Kali ini patroli difokuskan pada titik-titik rawan yang kerap menjadi lokasi berkumpulnya pengendara, mulai dari Pintu Tol Sinaksak hingga jalur lintas utama Sumatera Utara.
Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Minggu, 26 Juli 2026 malam, sekira pukul 22.33 WIB.
"Kegiatan KRYD ini merupakan bentuk nyata Polri dalam melayani masyarakat, sekaligus wujud dari Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat," ujar AKP Verry Purba-- seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @ Humas Polres Simalungun yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Senin 27 Juli 2026.
Dia menjelaskan, kegiatan tersebut dipimpin Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Simalungun, IPTU Ivan R. Purba, S.H., dengan menyasar kawasan Pintu Tol Sinaksak, Jalan Asahan, serta Jalur Lintas Sumatera Utara sebagai lokasi utama patroli.
"Personel Resmob malam ini melakukan kegiatan patroli di sekitaran Pintu Tol Sinaksak, Jalan Asahan, serta Jalur Lintas Sumatera Utara, pada hari Minggu tanggal 26 Juli 2026 sekira pukul 22.00 WIB sampai dengan dini hari nanti," ucap AKP Verry Purba.
Ia menegaskan, kegiatan patroli malam tersebut merupakan bagian dari KRYD yang secara khusus dilaksanakan dalam rangka pengamanan kegiatan masyarakat di malam libur.
"Kegiatan ini merupakan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan atau KRYD dalam rangka pengamanan kegiatan masyarakat di malam libur, dengan melaksanakan patroli guna mengantisipasi adanya aksi geng motor dan balap liar di wilayah Kabupaten Simalungun," ungkap AKP Verry Purba.
Ia menambahkan, prioritas KRYD pada malam ini memang difokuskan untuk mengantisipasi dua fenomena yang kerap muncul di malam libur, yakni aksi geng motor dan balap liar yang berpotensi mengganggu ketertiban serta membahayakan pengguna jalan lainnya.
"KRYD menjadi prioritas kami setiap malam libur, mengingat pada momen tersebut potensi berkumpulnya kelompok remaja untuk aksi balap liar maupun geng motor cenderung meningkat," tambah AKP Verry Purba.