POSMETRO MEDAN, Berastagi- Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si., secara resmi membuka Festival Bunga dan Buah (FBB) Tahun 2026 Kabupaten Karo di Taman Mejuah-juah, Berastagi, Kamis (30/7).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Koperasi menegaskan komitmen Pemerintah Pusat untuk mendukung pengembangan Festival Bunga dan Buah agar terus berkembang dan mampu menjadi agenda pariwisata bertaraf internasional.
Dalam sambutannya, Ferry Juliantono menyampaikan bahwa Festival Bunga dan Buah merupakan salah satu kekuatan utama Kabupaten Karo yang berhasil memadukan potensi pertanian hortikultura, budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat dalam satu perhelatan.
Menurutnya, keberadaan festival ini memiliki nilai strategis karena telah masuk dalam jajaran 125 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sehingga memiliki peluang besar untuk semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.
"Kami akan mendukung penuh penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah agar ke depan dapat berkembang menjadi kegiatan bertaraf internasional," ujar Ferry.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi penyelenggaraan festival. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berbasis pada potensi lokal.
Pada kesempatan tersebut, Menteri Koperasi RI juga menerima penganugerahan Marga Ginting sebagai bentuk penghormatan dari masyarakat adat Karo.
Sementara itu, Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., menegaskan bahwa Festival Bunga dan Buah bukan sekadar agenda hiburan, tetapi merupakan sarana strategis untuk memperkenalkan Kabupaten Karo kepada dunia sebagai daerah yang kaya akan hasil pertanian hortikultura, budaya, serta destinasi wisata alam.
Menurut Bupati, Pemerintah Kabupaten Karo terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, pelaku usaha, investor, dan berbagai pemangku kepentingan guna memperluas promosi daerah sekaligus membuka peluang investasi.
"Melalui sinergi ini, kami berharap kunjungan wisatawan terus meningkat, pasar produk hortikultura Kabupaten Karo semakin luas, investasi bertambah, dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.