POSMETRO MEDAN, Gunungsitoli - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunungsitoli Utara terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui launching aplikasi SIMENANTU (Sistem Informasi Menata Arsip Nikah Terpadu Utara) yang digagas oleh Penghulu KUA Gunungsitoli Utara, Dafiq Iman Hakim MS, S.H., pada Senin (03/08/2026). Kegiatan launching ini menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan transformasi digital di lingkungan kerja KUA.
Aplikasi SIMENANTU hadir sebagai solusi atas kebutuhan pengelolaan arsip nikah yang selama ini masih dilakukan secara manual. Dalam praktiknya, arsip fisik kerap menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan ruang penyimpanan, risiko kerusakan hingga kesulitan dalam proses pencarian data. Berangkat dari kondisi tersebut, inovasi ini dikembangkan untuk menghadirkan sistem pengelolaan arsip yang lebih tertib, aman dan terintegrasi. Selain itu, digitalisasi arsip ini juga bertujuan untuk meminimalisir kesalahan administrasi yang selama ini sering terjadi.
Dafiq Iman Hakim MS, S.H. menjelaskan bahwa SIMENANTU dirancang untuk mempermudah proses pencatatan, penyimpanan serta penelusuran data pernikahan secara digital. Dengan sistem yang lebih terstruktur, petugas KUA dapat mengakses data dengan cepat dan akurat, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan efisien. Inovasi ini juga merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama. Ia berharap aplikasi ini dapat menjadi solusi nyata dalam menjawab tantangan administrasi pernikahan di era modern.
Sementara itu, Kepala KUA Gunungsitoli Utara, Amir Sidik Harefa, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas lahirnya inovasi tersebut. Ia menegaskan bahwa SIMENANTU menjadi bukti nyata semangat perubahan dan kemajuan di lingkungan KUA Gunungsitoli Utara. "Saya sangat bangga dan mengapresiasi inovasi ini. Terima kasih atas kinerja yang telah ditunjukkan. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus bergerak maju. Dengan adanya inovasi seperti ini, KUA Gunungsitoli Utara akan semakin berkembang dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya. Ia juga mendorong agar inovasi serupa terus dikembangkan oleh seluruh jajaran sebagai bagian dari budaya kerja yang progresif.
Ke depan, SIMENANTU diharapkan dapat terus dikembangkan serta menjadi model inovasi yang dapat diadopsi oleh KUA lainnya. Langkah ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan dan berbasis teknologi, guna memberikan kemudahan serta meningkatkan kepuasan masyarakat. Dengan dukungan seluruh pihak, inovasi ini diyakini mampu membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi tata kelola administrasi pernikahan di KUA. (rel)