POSMETRO MEDAN- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Balige, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan berjalan optimal, khususnya dalam aspek pelayanan kesehatan, penyelenggaraan makanan, pembinaan, keamanan, serta program ketahanan pangan.
Monitoring diawali dengan peninjauan Klinik Pratama Rutan Balige. Kakanwil memeriksa kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus memastikan pelayanan kepada warga binaan berjalan sesuai standar.
Dalam kesempatan itu, dia mendorong agar Rutan Balige terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat, khususnya dalam pengawasan penggunaan obat-obatan guna menjamin kualitas pelayanan kesehatan yang aman dan optimal.
Selanjutnya, Kakanwil mengontrol ke blok hunian wanita dengan meninjau kondisi kamar serta memberikan motivasi kepada warga binaan untuk terus menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan hunian sebagai bagian dari terciptanya suasana yang sehat, aman, dan nyaman.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area dapur. Kakanwil memeriksa kesesuaian menu harian dengan daftar menu yang telah ditetapkan, mengamati secara langsung proses memasak, mencicipi hasil masakan, serta mengevaluasi kualitas bahan makanan yang digunakan.
Dia juga meninjau alur penyelenggaraan makanan mulai dari penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga pendistribusian kepada warga binaan.
Dalam arahannya, Kakanwil --seperti dikutip dari sebuah postingan anonim facebook @Kanwil ditjenpas sumatera utara yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Jumat 7 Agustus 2026-- menekankan pentingnya kepedulian seluruh petugas dapur terhadap kualitas masakan, baik dari segi proses pengolahan maupun cita rasa makanan yang disajikan.
Monitoring juga dilakukan terhadap pengelolaan kantin Rutan Balige sebagai bagian dari implementasi program Inkopasindo.
Kakanwil meninjau hasil penjualan serta jenis barang yang paling banyak diminati warga binaan guna mendukung pengelolaan kantin yang lebih efektif dan berkelanjutan.