POSMETRO MEDAN, Asahan- Kasus pembuangan bayi yang sempat viral di kawasan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, akhirnya terungkap. Pelaku yang diduga kuat adalah ibu kandung bayi berinisial AA, telah diamankan pihak berwajib.
Menurut informasi yang beredar luas di media sosial, seorang ibu nekat membuang bayinya sendiri yang baru saja dilahirkan. Ia sempat menggendong sang bayi dan menaiki kereta api sebelum memutuskan untuk membuangnya. Tindakan ini menimbulkan keprihatinan mendalam di kalangan netizen.
Dari keterangan yang beredar, motif di balik perbuatan tersebut diduga berkaitan dengan hilangnya kontak dengan ayah bayi. Pria tersebut disebut menghilang setelah mengetahui kehamilan sang ibu, dan tidak bertanggung jawab hingga proses kelahiran.
Banyak pihak menyayangkan keputusan sang ibu. "Seandainya tidak ingin memiliki bayi, lebih baik menyerahkan kepada orang yang bersedia merawat, bukan dibuang seolah-olah seperti binatang," tulis salah satu netizen yang mengomentari kasus ini.
Kasus ini memicu reaksi keras dari masyarakat. Banyak yang mengutuk tindakan tersebut sebagai kejam dan sadis, sekaligus mempertanyakan hukuman yang pantas bagi pelaku. Beberapa pihak menekankan pentingnya proses hukum yang tegas sesuai ketentuan perlindungan anak. Saat ini ibu bayi itu sudah ditahan di Mapolres Asahan.
Diberitakan sebelumnya, warga Desa Panca Arga, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi di beteng Sungai Serani tepatnya di belakang warung Indah, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 23.30 Wib.
Bayi yang berjenis kelamin perempuan malang tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya sesaat setelah dilahirkan. Bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang bernama Kenedi yang sedang beraktivitas di sekitar sungai.
Informasi yang diperoleh, Rabu (5/8/2026), penemuan itu sontak mengundang perhatian masyarakat hingga lokasi kejadian dipadati warga.
Mengetahui adanya penemuan tersebut, warga segera melaporkannya kepada pihak kepala desa. Menerima laporan itu, kepala desa langsung melaporkan ke Posyan Kecamatan Rawang Panca Arga.
Kemudian petugas Posyandu bersama tim medis dari Puskesmas setempat langsung membawa bayi tersebut ke Rumah Sakit Umum Kisaran.