POSMETRO MEDAN,Langkat -- Kejaksaan Agung Republik Indonesia melakukan mutasi besar-besaran pejabatnya. Salah satu pejabat yang dimutasi adalah Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langkat Yuliarni Appy SH MH, setelah menjabat selama kurang lebih 1 tahun 1 bulan di Langkat.
Kasi Intel Kejari Langkat Ika Luis Nardo SH MH menyebutkan, Yuliarni Appy SH MH dipromosikan untuk menjabat sebagai Asisten Pembinaan pada Kejaksaan Tinggi Banten di Serang.
Sosok kajari wanita pertama di Kabupaten Langkat ini sebelumnya menjabat sebagai Kajari Rokan Hilir Riau, dan lama bertugas sebagai Jaksa Penuntut Umum di Direktorat Tindak Pidana Terorisme pada JAM Pidana Umum Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Kemudian penggantinya adalah Asbach SH, yang sebelumnya menjabat Kabid Manajemen Pengelolaan Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
"Beliau pernah menjabat sebagai Kajari Flores Timur, Kajari Empat Lawang, dan Asisten Intelijen Kejati NTT," ujar Ika Luis Nardo kepada POSMETRO MEDAN.
Semasa menjabat, Yuliarni Appy SH MH beserta jajaran telah melakukan penyidikan terhadap tindak pidana korupsi pada KONI Langkat yang sudah masuk tahap persidangan. Kemudian, penyidikan korupsi dana Desa Serapuh Asli Tanjung Pura dan penyelidikan dalam dugaan korupsi pengadaan smartboard di Dinas Pendidikan Langkat TA 2024. Selain itu, beberapa perkara lainnya di Kejari Langkat.
"Mutasi ini dilakukan seiring dengan kenaikan tipe Kejaksaan Negeri Langkat, dari tipe B menjadi tipe A. Sehingga dibutuhkan penyesuaian terhadap jabatan Kepala Kejaksaan Negeri Langkat berdasarkan pangkat," katanya.
Masyarakat berharap dengan pergantian pimpinan di Kejaksaan Negeri Langkat ini, akan membawa angin segar dan energi baru dalam penegakan hukum di Kabupaten Langkat, khususnya dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Trg)