POSMETRO MEDAN— Ketua Harian Himpunan Aktivis Republik Indonesia (HARI), HM. Nezar Djoeli, S.T., menyayangkan terjadinya insiden keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan pelajar di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Nezar menyampaikan rasa prihatin mendalam atas peristiwa yang berdampak langsung pada kesehatan ratusan siswa tersebut.
"Kami turut prihatin atas peristiwa yang terjadi di Tanah Karo. 270-an siswa-siswi mengalami keracunan makan bergizi gratis yang disiapkan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di dekat sekolah mereka," ujar Nezar, Jumat (14/8/2026).
Merespons kejadian ini, HARI menyampaikan tiga tuntutan dan desakan penting kepada pihak pengelola program serta aparat terkait.
Nezar mendesak Kepala Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara untuk segera mengevaluasi dapur SPPG, tidak hanya di Kabupaten Karo, melainkan di seluruh wilayah kerja Sumatera Utara.
"kepada Kepala Regional Sumatera Utara
agar segera mengevaluasi dapur SPPG yang ada di wilayah Tanah Karo.
Dan jangan hanya tanah karo tapi seluruh wilayah kerja regional Sumatera Utara.
Itu yang pertama," ucap Nezar
Ia meminta BGN Pusat mengevaluasi dan mengganti Kepala Regional BGN Sumut sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas insiden keracunan yang terjadi.