POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Karo bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo menunjukkan perhatian serius terhadap kondisi siswa SMA Negeri 1 Berastagi menyusul kejadian yang diduga keracunan makanan yang terjadi sehari sebelumnya.
Hal tersebut disampaikan Bupati Karo, Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.,saat memimpin Apel Pagi Bersama Forkopimda dan Siswa di SMA Negeri 1 Berastagi, Jumat (14/8/2026).
Kehadiran jajaran Forkopimda secara langsung menjadi bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah terhadap para siswa, sekaligus memastikan proses penanganan dan pemulihan berjalan dengan baik.
Dalam sambutannya, Bupati Karo--seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Dinas kominfo karo yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 15 Agustus 2026-- menyampaikan kesehatan dan keselamatan para siswa merupakan prioritas utama pemerintah daerah.
"Sebagai pimpinan daerah, saya bersama seluruh Forkopimda ingin memastikan secara langsung kondisi kesehatan serta keselamatan anak-anak kita semua. Kesehatan kalian adalah prioritas mutlak yang tidak bisa ditawar," tegas Bupati Karo.
Bupati juga meminta para siswa agar tidak merasa takut, cemas, maupun khawatir secara berlebihan. Ia memahami bahwa kejadian yang terjadi sebelumnya dapat menimbulkan rasa trauma atau kewaspadaan, namun para siswa diminta tetap tenang dan tidak membiarkan peristiwa tersebut mengganggu semangat belajar maupun cita-cita mereka.
"Jangan biarkan peristiwa kemarin merenggut keceriaan, memadamkan fokus, atau menurunkan semangat kalian dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita," pesannya kepada para siswa.
Bupati menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karo, bersama Cabang Dinas Pendidikan, kepolisian, TNI, kejaksaan, tenaga kesehatan, serta para guru, berdiri bersama untuk memberikan perlindungan dan memastikan keselamatan siswa.
Saat ini, proses perawatan dan pemeriksaan kesehatan terhadap siswa yang terdampak menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Karo hingga seluruhnya dinyatakan pulih. Bupati juga meminta agar siswa yang masih merasa cemas, takut, atau belum sepenuhnya pulih secara fisik maupun mental segera menyampaikan kondisinya kepada guru untuk mendapatkan penanganan dan pendampingan yang diperlukan.
Selain memastikan kondisi kesehatan siswa, Bupati memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Karo. Ia meminta Koordinator SPPG memperketat quality control dan standar food safety tanpa kompromi.