POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Karo bergerak cepat dan sigap dalam menangani kejadian dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah peserta didik di wilayah Karo.
Bupati Karo bersama Wakil Bupati Karo, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Efarina Etaham Berastagi pada Jumat (14/08/2026).
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karo, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan penanganan medis seluruh korban berjalan secara optimal dan maksimal.
Dalam peninjauannya, Bupati Karo --seperti dirangkum dari sebuah postingan anonim facebook @Dinas kominfo karo yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 15 Agustus 2026-- menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam serta menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan para siswa adalah prioritas utama pemerintah daerah. Seluruh pembiayaan dan penanganan medis dipastikan tertangani dengan baik oleh pihak fasilitas kesehatan.
"Kami hadir untuk memastikan seluruh anak-anak kita mendapatkan perawatan medis yang terbaik dan intensif. Pemerintah Kabupaten Karo bersama Forkopimda dan tim medis terus berkoordinasi 24 jam untuk memantau perkembangan kesehatan para korban," tegas Bupati Karo di sela-sela peninjauan.
Rekapitulasi Penanganan Medis Korban SPPG Karo Berastagi Sempajaya
Berdasarkan data rekapitulasi penanganan medis sementara dari Tim Satgas / Dinas Kesehatan Kabupaten Karo per 14 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, tercatat data perkembangan pasien sebagai berikut:
RS Efarina Etaham
Jumlah Pasien 101