Kepsek Teti Dian Sari Dongkrak Kualitas SMAN 21 Medan dengan Membentuk Kelas Unggulan

Jafar Sidik - Rabu, 19 Agustus 2026 17:04 WIB
(Dam)
Suasana belajar di ruang kelas unggulan SMAN 21 Medan

POSMETRO MEDAN-Komitmen perubahan nyata ditunjukkan kepemimpinan baru di SMA Negeri 21 Medan. Di bawah komando Teti Dian Sari, S.Pd., M.Pd., sekolah yang berlokasi di pinggiran Kota Medan ini mulai berbenah secara masif, mulai dari pembenahan sanitasi dasar, pembangunan fasilitas olahraga, hingga peluncuran Kelas Unggulan.

Teti menegaskan fokus utamanya adalah masa depan 867 siswa SMAN 21 Medan.

"Prinsip saya hanya satu, demi anak-anak. Saya penerima beasiswa sejak bangku SMA hingga S-2, otomatis ada janji bakti untuk negeri yang terpatri kuat di hati saya. Begitu melangkah ke sini, pertanyaan pertama saya kepada rekan-rekan guru adalah: apa yang harus kita benahi bersama?" ujar Teti, yang didampingi jajaran manajemen baru, di antaranya Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Budi Sanjaya Saragih, S.Pd., Wakasek Bidang Kesiswaan Novita Hasibuan, S.Pd., Wakasek Bidang Sarpras Ivawani Hasibuan, serta Humas Mauris Sinaga, S.Pd, Rabu (19/8/2026).

Lanjutnya, langkah awal pembenahan difokuskan pada perbaikan sarana dasar. Selama dua bulan pertama masa kerjanya, pihaknya merombak total sanitasi dan toilet sekolah yang sebelumnya rusak parah dan menimbulkan bau tak sedap ke ruang kelas. Pengecatan gedung turut dilakukan guna menciptakan atmosfer belajar yang representatif.

Tak hanya itu, pihak sekolah juga membangun lapangan bola basket permanen bersama komite sekolah secara transparan. Sebelumnya, para siswa terpaksa menumpang latihan ke SMAN 14 Medan atau bermain di atas tanah terbuka.

"Untuk infrastruktur jalan menuju sekolah, kami sudah berkoordinasi dan menjalin komunikasi intensif dengan pihak Dinas PUPR serta kelurahan setempat agar akses siswa semakin layak," tambahnya.

Dan, yang paling mengagumkan, guna mendongkrak daya saing 867 siswa yang ada, SMAN 21 Medan meluncurkan program Kelas Khusus (Unggulan) berkapasitas 36 kursi. Masuknya siswa ke kelas ini melalui seleksi ketat selama tiga hari, yakni mencakup tes akademik, kesamaptaan, jasmani, serta tes kesehatan.

Aktivitas pembentukan karakter dan kreativitas siswa juga dihidupkan melalui 14 ekstrakurikuler serta program pembiasaan mingguan seperti Rabu Literasi dan Numerasi (Gerasi) literasi membaca dan numerasi dasar. Kamis Religi, Pembinaan rohani dan spiritualitas siswa. Jumat Bersih dan Sehat Senam bersama dan gotong royong massal.

Teti menegaskan tekadnya untuk menutup lembaran masa lalu dan fokus membawa ekosistem SMAN 21 Medan lebih berprestasi.

"Jangan mentang-mentang berada di pinggiran atau dekat kawasan garapan, mimpi anak-anak ini kita batasi. Mereka punya masa depan luar biasa. Kami ingin ada kebahagiaan dan kebanggaan nyata saat anak-anak melangkahkan kaki ke sekolah ini," pungkasnya. (Dam)


Tag:

Berita Terkait

Sumut

Keluarga Tuntut Kejelasan Penyebab Kematian Tahanan Kasus Judi Online di Rutan Tanjung Gusta

Sumut

Karutan Kelas I Medan, Andi Surya: Kami Tidak Alergi Pemberitaan demi Perbaikan, Tapi Jangan Fitnah!

Sumut

Rakerda dan Nilai Sebuah Konsistensi

Sumut

Di Antara Kabut Berastagi dan Masa Depan Jurnalisme

Sumut

Eks Narapidana Ungkap Dugaan Jaringan Narkoba di Rutan Tanjung Gusta Medan, Sebut Ada Pembagian Peran

Sumut

HUT ke-81 RI, M Arif Tanjung Gelar Baksos dan Bagikan Sembako kepada Puluhan Abang Becak