POSMETRO MEDAN,Samosir – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara bersama pemangku kepentingan melakukan penanaman bibit bawang putih di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada bawang putih sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.
Polda Sumut menyiapkan total lahan 6,16 hektare yang tersebar di sembilan Polres (Mandailing Natal, Karo, Deli Serdang, Samosir, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Dairi, dan Tapanuli Utara).
Bibit yang ditanam meliputi varietas Lumbu Hijau, Lumbu Kuning, dan Sangga Sembalun, melalui kerja sama dengan 10 kelompok tani, masyarakat pemilik lahan, Kementerian Pertanian, dan pemerintah daerah. Panen ditargetkan pada November 2026 dan akan diprioritaskan sebagai sumber bibit untuk perluasan.
Kegiatan ini sejalan dengan penanaman serentak bawang putih oleh Polri di 14 Polda pada hari yang sama sebagai bagian dari upaya nasional memperkuat ketahanan pangan.
Kabupaten Samosir sendiri telah dipersiapkan sebagai salah satu sentra bawang putih nasional berkat dukungan pemerintah pusat dan potensi geografis yang mendukung.
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., kegiatan menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan nasional, khususnya komoditas bawang putih.
Whisnu Hermawan Februanto menekankan bahwa penanaman bawang putih merupakan langkah strategis mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni memperkuat ketahanan pangan dan mengurangi ketergantungan impor.
"Penanaman bawang putih ini merupakan usaha nyata menuju swasembada pangan nasional untuk mengurangi impor pangan. Saat ini stok pangan Indonesia masih bergantung pada hasil impor, termasuk komoditas bawang putih. Target kita, untuk lahan seluas satu hektare minimal menghasilkan 15 ton sudah sangat baik. Ketersediaan pupuk dan air harus dipastikan aman agar produksi dapat optimal," ujar Whisnu.