POSMETRO MEDAN- Ratusan warga Desa Semangat Gunung menggelar aksi damai ke Kantor Bupati Karo, menuntut praktik pungli di jalan menuju objek wisata Pemandian Air Panas Gunung Sibayak ditindak tegas karena dinilai merusak citra wisata dan merugikan pengusaha kolam.
Warga juga mendesak perbaikan dan pelebaran jalan serta percepatan pembukaan jalur alternatif.
Aksi diterima Sekda Karo Gelora Kurnia Putra Ginting.
Di sana, Pemkab menyampaikan proses perizinan pembangunan jalan melalui kawasan Tahura masih berjalan, sementara pembangunan secara keseluruhan direncanakan masuk APBD Provinsi 2027.
Untuk mengantisipasi pungli, --sebagaimana disiarkan dalam sebuah postingan anonim facebook @Karonese daily yang terlihat POSMETRO MEDAN pada Sabtu 22 Agustus 2026-- kini telah didirikan 4 pos pengamanan dan akan ditambah.
Masyarakat juga diminta melaporkan dugaan pungli secara resmi ke Polres agar dapat ditindak secara hukum.
Terkait perbaikan jalan, Pemkab meminta masyarakat bersabar karena belum masuk anggaran 2026 dan diupayakan mulai dibangun pada 2027.***