POSMETRO MEDAN, Taput-- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terus menunjukkan komitmen nyata dalam memajukan infrastruktur daerah dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana.
Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melakukan langkah diplomasi pembangunan dengan menemui Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, Feriyanto Pawenrusi, di Kantor BBWS II Medan, Jumat (28/8/2026).
Langkah proaktif ini ditempuh Pemkab Tapanuli Utara untuk mempercepat penanganan berbagai kerusakan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) akibat bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan data Dinas PUTRHub, Baru sekitar 51,34 persen jaringan irigasi daerah yang berada dalam kondisi baik. Hal ini mendorong Bupati bergerak cepat menggalang dukungan alokasi anggaran dari tingkat balai hingga pusat.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Taput menyerahkan usulan komprehensif penanganan infrastruktur SDA mencakup:
Optimalisasi Irigasi Pertanian: Pengusulan perbaikan jaringan irigasi melalui Program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) untuk menunjang ketahanan pangan.