POSMETRO MEDAN- Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung kembali jadi pusat perhatian. Seiring meningkatnya aktivitas gunung api itu, kini status Gunung Sinabung berada dilevel III alias siaga.
Kondisi ini mendorong pemerintah dan petugas terkait melakukan evakuasi terhadap warga di sejumlah wilayah yang dinilai berpotensi terdampak.
Warga yang berdomisili di 2 wilayah kini harus dievakuasi yakni Desa Payung, Kecamatan Payung, dan Desa Kutatengah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.
Warga Desa Payung dievakuasi menuju Jambur Batukarang, Kecamatan Payung, sementara warga Desa Kutatengah diarahkan ke Jambur Sukatepu, Kecamatan Naman Teran.
Kepala Desa Kutatengah, Josua Ginting, mengatakan terdapat sebanyak 207 kepala keluarga (KK) dengan total sekitar 560 jiwa yang tinggal di desanya.
Josua menjelaskan, keputusan evakuasi disampaikan setelah pemerintah desa mengikuti rapat bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo.
"Jumlah kartu keluarga (KK) di Desa Kutatengah 207 KK, jadi sekitar 560 jiwa. Semalam saya diundang oleh BPBD untuk rapat sekitar pukul 20.00 WIB. Dalam rapat tersebut diberitahukan kepada kami bahwa status Gunung Sinabung sekarang Level III," ujar Josua.
Menurutnya, berdasarkan keputusan tersebut, warga Desa Kutatengah untuk sementara dievakuasi menuju Desa Sukatepu. Namun, hingga saat ini belum ada kepastian mengenai berapa lama warga harus berada di lokasi pengungsian.
"Zona Desa Kutatengah ini dievakuasi ke Desa Sukatepu. Kalau jangka waktu sampai kapan dievakuasi belum ada disampaikan. Harapan warga desa agar pemerintah segera menyiapkan fasilitas tempat pengungsian," katanya.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan, termasuk TNI dan BPBD, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat. Warga diarahkan menggunakan kendaraan evakuasi menuju lokasi yang telah ditentukan.