POSMETRO MEDAN- Pemerintah Kabupaten Karo terus mempersiapkan berbagai fasilitas umum dan sosial bagi warga Desa Kutatengah, Kecamatan Simpang Empat, yang terdampak aktivitas erupsi Gunung Sinabung dan saat ini mengungsi di Posko Jambur Sukatepu serta Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Sukatepu, Kabupaten Karo.
Penyediaan fasilitas tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama warga harus meninggalkan tempat tinggal mereka akibat ancaman aktivitas Gunung Sinabung.
Bupati Karo, Antonius Ginting, mengatakan pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya melengkapi berbagai kebutuhan di lokasi pengungsian, Rabu (02/09/2026).
"Pemerintah Kabupaten Karo secepatnya sudah melengkapi fasilitas umum dan sosial, termasuk dapur umum. Di sini juga ada kolaborasi yang sangat baik dengan Badan Gizi Nasional (BGN)," ujar Antonius.
Ia menjelaskan, untuk kebutuhan makan para pengungsi, BGN menyiapkan makanan untuk sarapan pagi, makan sore, dan makan malam. Sementara kebutuhan makan siang disiapkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Karo.
Menurut Antonius, saat ini terdapat 207 kepala keluarga dengan total 650 jiwa warga Desa Kutatengah yang mengungsi di Posko Jambur Desa Sukatepu.
Selain pemenuhan kebutuhan dasar, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak pengungsi.
Setelah kegiatan belajar anak-anak sekolah sempat diliburkan selama dua hari, pemerintah telah menyiapkan skema agar mereka dapat kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.
"Sudah kita dapatkan satu konsep. Anak-anak akan diantar dan dijemput dengan kendaraan yang sudah disiapkan, sehingga mereka tetap bisa bersekolah, khususnya bagi sekolah yang tidak berada di daerah terdampak," jelasnya.