POSMETRO MEDAN, Pancur Batu– Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, mendorong Kecamatan Pancur Batu menjadi kecamatan pertama di Deli Serdang yang berhasil mengeliminasi Tuberkulosis (TB).
Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelayanan kesehatan gratis terintegrasi yang digelar RSUD Pancur Batu di Alun-Alun Kecamatan Pancur Batu, Kamis (4/9/2026).
Pelayanan meliputi skrining dan penelusuran TB, pelayanan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), IVA Test, donor darah, pelayanan KB dan PUSPAGA, serta edukasi kesehatan gigi dan mulut bagi pelajar.
Percepatan eliminasi TB, lanjutnya, membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari fasilitas kesehatan hingga pemerintah kecamatan dan desa.
"Ini ikhtiar kita bersama untuk mengeliminasi TB di Deli Serdang, khususnya di Pancur Batu. Saya berharap Pancur Batu menjadi kecamatan pertama yang berhasil mengeliminasi TB di Deli Serdang," ujarnya.
Oleh karena itu, RSUD Pancur Batu bersama puskesmas diminta terus memperkuat skrining dan penelusuran kasus TB agar masyarakat yang terindikasi dapat segera mendapatkan penanganan.
Dukungan pemerintah desa juga dinilai penting untuk memastikan upaya deteksi dini menjangkau masyarakat hingga tingkat dusun. Desa yang telah melaksanakan skrining TB diharapkan terus mengedukasi masyarakat dan memperkuat kesadaran untuk melakukan pemeriksaan.
Didampingi Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, Ketua TP PKK Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, dan Staf Ahli I TP PKK, Asniar Lom Lom Suwondo, Bupati berharap penguatan layanan dan deteksi dini dapat membuat masyarakat Pancur Batu semakin sehat dan produktif, sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan kuat.
Selain deteksi dini, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat sejak usia sekolah. Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kedisiplinan, serta edukasi kesehatan gigi dan mulut perlu menjadi bagian dari keseharian anak di sekolah.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut berkeliling meninjau kondisi dan pelayanan di RSUD Pancur Batu serta menyapa pasien dan tenaga kesehatan.
Direktur RSUD Pancur Batu, drg Dina Saraswaty, melaporkan antusiasme masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan cukup tinggi. Skrining dan penelusuran TB yang ditargetkan sedikitnya 500 orang telah melampaui target hingga siang hari.
Selain TB, pelayanan IVA Test juga telah mencapai 120 perempuan usia subur dari target 100 orang. Pelayanan lainnya mencakup 111 balita dan 82 ABK.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan tingginya kebutuhan sekaligus respons masyarakat terhadap layanan kesehatan yang dilakukan secara terpadu dan lebih dekat dengan masyarakat.(drt)