POSMETRO MEDAN, Medan - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan mematangkan langkah transformasi digital kearsipan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Input Data Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) dan Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
Memasuki hari kedua pelaksanaan pada Kamis (10/9/2026), bertempat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, kegiatan difokuskan pada peningkatan keterampilan teknis para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan perangkat daerah.
Bimtek yang telah berlangsung sejak Rabu (9/9/2026) ini dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius T.P. Hutabarat, S.Si., M.Si. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa pembenahan kearsipan merupakan fondasi utama dalam memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
"Pengelolaan kearsipan memiliki peran strategis dalam mendukung tata kelola pemerintahan, transformasi digital, dan SPBE. Kita tidak hanya sedang membenahi dokumen, tetapi kita sedang membangun kapasitas dan profesionalitas pelayan publik di Tapanuli Utara," tegas Bupati JTP.
Bupati juga menekankan pentingnya penyelamatan dokumen hukum, aset daerah, dan rekam jejak pembangunan ke dalam platform digital agar dapat terintegrasi secara nasional serta terhindar dari risiko kehilangan atau kerusakan fisik.
Kegiatan Bimtek hari kedua ini diikuti oleh 50 perwakilan dari utusan organisasi perangkat daerah (OPD), melengkapi total 100 peserta dari 25 perangkat daerah, 15 kecamatan, serta UPTD Puskesmas se-Kabupaten Tapanuli Utara yang telah mengikuti sesi pada hari pertama.