POSMETRO MEDAN, Karo- Kasus dugaan keracunan yang diduga berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menimpa ratusan pelajar di Berastagi, Kabupaten Karo, masih menjadi perhatian masyarakat.
Pasalnya, kasus tersebut telah berlangsung selama satu bulan dan sejumlah siswa hingga kini masih menjalani perawatan medis.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Posmetro Medan, sebanyak 24 siswa masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sebanyak 21 siswa dirawat di Rumah Sakit Efarina Berastagi, sedangkan tiga siswa lainnya menjalani perawatan di Rumah Sakit Amanda.
Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, datang menjenguk para siswa yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Efarina Berastagi, Jumat (11/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara, Boby Nasution, serta Bupati Karo, Antonius Ginting.
Di hadapan keluarga pasien, Wapres Gibran menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan pemerintah akan menanggung biaya pengobatan para siswa yang menjadi korban.
"Saya minta maaf, pengobatan akan ditanggung pemerintah," ucap Wapres Gibran kepada keluarga pasien.
Sementara itu, Edi Manik, salah seorang orang tua siswa yang menjadi korban, mengatakan bahwa Wapres Gibran telah berjanji pemerintah akan bertanggung jawab terhadap biaya pengobatan.
"Kondisi anak saya sudah mulai membaik. Kami keluarga korban merasa bangga dan haru atas kehadiran Wakil Presiden," ujar Edi. (JPG)