POSMETRO MEDAN- Aksi tawuran dan geng motor menjadi perhatian aparat kepolisian. Dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), personel Polres Asahan mengamankan lima remaja yang diduga hendak melakukan aksi tawuran, (10/9/2026)
Dari pemeriksaan, polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam (sajam) yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan.
Kelima remaja tersebut diamankan saat petugas melakukan patroli untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi tawuran dan aktivitas geng motor.
Temuan senjata tajam membuat petugas langsung melakukan pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para remaja tersebut.
Polres Asahan menegaskan kegiatan KRYD akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap tawuran, geng motor, balap liar, serta gangguan kamtibmas lainnya.
Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi memicu aksi kekerasan di lingkungan sekitar.
Kegiatan KRYD tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., bersama Wakapolres, para pejabat utama serta personel yang tergabung dalam surat perintah kegiatan.***