POSMETRO MEDAN- Potret bobroknya kinerja wakil rakyat di Sumatera Utara dipertontonkan secara telanjang di Gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (30/10/2026).
Anggota DPRDSumut dari Fraksi PDI Perjuangan, Landen Marbun, akhirnya meledak dan meluapkan kekecewaannya dalam Rapat Paripurna DPRDSumut, Selasa (28/10/2026).
Ia mengaku muak melihat kelakuan rekan-rekannya sendiri yang malas, tidak disiplin dan sering terlambat menghadiri undangan rapat di kantor mereka sendiri.
Pasalnya, rapat paripurna yang sudah dijadwalkan resmi pukul 09.00 WIB, baru bisa dimulai pukul 10.30 WIB atau molor 1,5 jam.
Yang lebih memalukan, saat rapat dibuka, kursi-kursi dewan banyak yang kosong melompong karena hanya 14 orang dari total 100 anggota DPRDSumut yang hadir atau tidak sampai 15 persen.
"Kalau mamang kita (DPRDSumut) tidak bisa rapat pagi, jangan dibuat jadwalnya pagi. Ini sudah berulang kali saya sampaikan dan mungkin kawan-kawan kesal dengan ucapan saya," tegas Landen Marbun sambil menginterupsi rapat yang sepi itu.
Ucapan Landen adalah tamparan keras bagi 86 anggota dewan lainnya yang entah di mana berada saat jam kerja.
Skorsing
Karena tidak memenuhi kuorum, Wakil Ketua DPRDSumut, Sutarto, terpaksa menskorsing sidang hingga pukul 11.10 WIB. Sebuah pemandangan yang sangat memalukan bagi lembaga legislatif.
Setelah dibuka kembali, jumlah dewan yang hadir hanya bertambah menjadi 35 orang dan tetap tidak kuorum.