Menteri Kebudayaan: Jamu Laut Tradisi Unik Semoga Bisa Masuk WBTB Indonesia

Administrator - Kamis, 24 Juli 2025 18:16 WIB
ist
Jamu laut Sergai budaya lokal yang bisa masuk WTWB Indonwesia

POSMETRO MEDAN,SERGAI - Ribuan masyarakat memadati Pantai Indah Seafood, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (23/7/2025). Kemeriahan memuncak saat Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc., hadir langsung menandai puncak perayaan Tradisi Nusantara Jamu Laut Masyarakat Nelayan Pesisir Pantai Timur Kabupaten Sergai Provinsi Sumatera Utara.

Acara akbar ini merupakan bukti nyata komitmen kuat melestarikan adat dan Budaya Melayu, sekaligus mempertegas identitas bangsa.

Didampingi Bupati Sergai, H. Darma Wijaya, dan Wakil Bupati H. Adlin Tambunan, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi tinggi tradisi Jamu Laut.

"Kegiatan ini kearifan lokal yang luar biasa, cara kita menghargai alam. Ini juga cerminan harmoni antara manusia, khususnya nelayan, dengan alam," ujarnya. Ia berharap tradisi Jamu Laut ini bisa meningkatkan penghasilan nelayan dengan tangkapan ikan yang lebih banyak, sekaligus menjadi sumber protein vital bagi masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, Menteri Fadli Zon punya harapan besar terhadap tradisi yang terbilang baik dan perlu dilestarikan. "Ini tradisi yang cukup unik, mudah-mudahan tahun ini kita bisa mencatatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia," serunya, disambut gemuruh tepuk tangan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sergai H. Darma Wijaya mengucapkan terima kasih atas kehadiran Menteri Kebudayaan RI. "Kehadiran Bapak Menteri Fadli Zon adalah kehormatan besar, menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap budaya dan tradisi lokal kami di Tanah Bertuah Negeri Beradat," ujar Bupati Darma Wijaya.

Dijelaskannya bahwa tradisi Jamu Laut adalah ritual syukur masyarakat pesisir atas rezeki dan keselamatan dari laut. "Tradisi ini melambangkan harmoni manusia, alam, dan pencipta, mengandung nilai spiritual, sosial, dan ekologis yang mendalam," jelasnya.

Selain Jamu Laut, sebutnya lagi, Kabupaten Sergai juga punya tradisi Jamu Ladang, yang juga digelar seminggu sebelumnya sebagai wujud syukur panen dan menyambut musim tanam baru. Pemkab Sergai berkomitmen penuh memperkuat program budaya daerah, seperti pendidikan, pengarsipan, dan promosi budaya lokal hingga kancah internasional.

"Kami sudah mengusulkan Jamu Laut ke Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II Sumatera Utara dan berharap dukungan Kementerian Kebudayaan," tambahnya seraya menambahkan bahwa penetapan ini akan menyemangati generasi muda melestarikan kearifan lokal sebagai jati diri bangsa.


Editor
: Evi Tanjung

Tag:

Berita Terkait

Sumut

Mabir Bersaudara Binjai Gelar Pungahan Sambut Puasa 2026

Sumut

Plt Kadis Dikbud Palas bersilaturrahmi ke BPMP Sumut

Sumut

Bupati Batu Bara Hadiri Soft Opening dan Talk Show Galeri Budaya

Sumut

Bupati Batu Bara Ajak Masyarakat Rawat Kebersamaan Lewat Pekan Seni Budaya Daerah

Sumut

Penyidik Pidsus Kejati Sumut Geledah 2 Kantor Dinas Pemko Tebing Tinggi

Sumut

Kata Hati yang Menang, Kisah Dini Usman dari Taman Budaya Sumut hingga Juara Baca Puisi