Tangki Pertalite Terkontaminasi Air, Pertamina Hentikan Operasional SPBU Deli Serdang

Administrator - Senin, 27 Oktober 2025 22:12 WIB
Ist
Petugas Pertamina sedang menyelidiki tangki yang terkontaminasi air.

POSMETRO MEDAN, Medan -

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menghentikan sementara penyaluran bahan bakar jenis Pertalite (JBKP) di SPBU 14.203159 milik PT Tanjung Migas, Kabupaten Deli Serdang. Langkah cepat ini dilakukan setelah ditemukan adanya kontaminasi air dalam tangki pendam Pertalite di SPBU tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Rudi Ariffianto, membenarkan temuan tersebut. Ia menyebut penghentian dilakukan untuk memastikan kualitas bahan bakar yang disalurkan kepada masyarakat tetap aman dan sesuai standar.

Begitu ada laporan terkait kualitas bahan bakar yang diduga terkontaminasi air, tim langsung turun ke lapangan. Setelah dicek, ternyata benar ada campuran air di tangki pendam Pertalite. Untuk itu, penyaluran langsung kami hentikan sementara," ujar Rudi, Senin (27/10/2025).

Rudi menambahkan, pihaknya saat ini tengah melakukan proses pembersihan dan pengurasan tangki. Proses ini juga melibatkan tim teknis dari Pertamina agar SPBU dapat kembali beroperasi setelah seluruh tangki dan saluran distribusi dinyatakan bersih.

Kami pastikan tidak ada bahan bakar tercemar yang keluar ke masyarakat. Pertamina berkomitmen menjaga mutu produk BBM, dan setiap temuan langsung ditangani dengan cepat," tegasnya.

Sementara itu, sejumlah pengendara yang sempat mengisi bahan bakar di SPBU tersebut mengaku sempat mengalami kendala pada kendaraan mereka. Salah seorang warga, Yudi (35), mengatakan motornya mogok tak lama setelah mengisi Pertalite di SPBU itu.

Sempat mati-mati mesinnya, saya kira karena karburator, rupanya ada kabar BBM-nya bercampur air," katanya kesal.

Pertamina pun mengimbau masyarakat yang merasa dirugikan akibat kejadian ini untuk segera melapor ke pihak SPBU atau menghubungi Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti.


Editor
: Evi Tanjung

Tag:

Berita Terkait