POSMETRO MEDAN,Medan – Di tengah derasnya arus peredaran narkoba di Sumatera Utara, langkah tegas Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H, danjajaran Polda Sumut mendapat apresiasi dari anggota legislatif.
Anggota Komisi A DPRD Sumut dari Fraksi PKB, Zeira Salim, menyampaikan keprihatinannya atas situasi tersebut. Ia mengakui keberhasilan aparat kepolisian dalam menumpas jaringan besar narkotika.
"Kita harus memberikan apresiasi kepada Polri, khususnya jajaran Polda Sumut, atas keberhasilan menangkap bandar-bandar besar," ujar Zeira dengan nada tegas, Senin (28/10/2025).
Menurutnya, upaya pemberantasan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Pemerintah pusat dan daerah juga harus mengambil peran aktif melalui kebijakan nyata dan dukungan anggaran yang memadai.
"Pemerintah tidak bisa hanya menyerahkan persoalan ini kepada aparat. Semua pihak harus terlibat—mulai dari pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga keluarga," ungkap Zeira.
Ia juga menyoroti minimnya anggaran sosialisasi pencegahan narkoba di Sumatera Utara.
Berdasarkan data, anggaran Badan Kesbangpol Sumut untuk kegiatan pencegahan hanya sekitar Rp350 juta per tahun, angka yang dinilai sangat kecil, dibandingkan dengan skala ancaman peredaran narkotika di wilayah tersebut.
"Bagaimana kita bisa menekan angka pengguna jika anggaran pencegahannya begitu minim? Gubernur Sumut pernah menyerukan perang melawan narkoba dalam rapat paripurna, tetapi sayangnya seruan itu tidak diikuti keseriusan oleh TAPD," kritik Zeira.
Zeira menilai ada ketimpangan antara masifnya operasi penindakan yang dilakukan Polda Sumut dan lemahnya dukungan struktural dari pemerintah daerah di bidang pencegahan. Ia menegaskan, dua aspek itu seharusnya berjalan beriringan, penegakan hukum di satu sisi, dan edukasi sosial di sisi lain.
Meski demikian, Zeira tetap memberikan apresiasi terhadap ketegasan dan kepemimpinan Kapolda Sumut yang dinilai berhasil menggerakkan jajarannya hingga ke tingkat desa dalam memberantas peredaran narkoba.