POSMETRO MEDAN,Medan– Alexander Sinulingga, yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara kembali menyita perhatian publik. Namanya, kini terseret-seret dalam dugaan kasus salah satu proyek pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).
Kasus yang menyeret Alexander bermula dari pemeriksaan Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan, terkait salah satu proyek pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Proyek tersebut didanai dari anggaran pemerintah dan diperioritaskan untuk memenuhi kebutuhan hunian layak bagi warga Medan Utara.
Meski telah berlangsung beberapa waktu, hingga kini Kejari Belawan belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penyimpangan proyek tersebut.
Penyidik masih memeriksa sejumlah pihak, serta menelusuri dokumen-dokumen pendukung guna memastikan ada atau tidaknya unsur kerugian negara.
Sumber internal wartawan menyebutkan, bahwa penyidik dalam waktu dekat akan kembali memanggil beberapa pejabat dan mantan pejabat yang diduga berkaitan dengan proyek tersebut, termasuk pejabat pelaksana teknis serta pihak rekanan.
Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.
Proyek Rusunawa sendiri merupakan program strategis pemerintah untuk menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat. Karena itu, dugaan penyimpangan sekecil apa pun kerap memicu kekecewaan publik, terlebih jika kualitas bangunan dianggap tidak sesuai dengan standar yang diharapkan.
Sejumlah elemen masyarakat menilai bahwa penanganan kasus ini harus transparan, mengingat proyek tersebut menyangkut kepentingan banyak warga dan memakai anggaran negara.