POSMETRO MEDAN,Asahan – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) kembali menunjukkan ketegasan dalam menjaga perairan Indonesia. Jumat dini hari (21/11/2025), Tim Gabungan Lanal Tanjung Balai Asahan (TBA) sukses menggagalkan penyelundupan sabu seberat 1.575 gram di pesisir Bagan Asahan. Aksi cepat ini sekaligus menyelamatkan ribuan generasi muda dari ancaman narkoba, dengan nilai barang bukti diperkirakan mencapai Rp3,15 miliar.
Operasi ini melibatkan unsur intelijen dari Pusintelal Mabesal, Denintel Kodaeral I, hingga Fleet Quick Response Team (FQRT) Lanal TBA. Informasi mengenai seorang PMI non-prosedural yang membawa sabu dari Malaysia menjadi titik awal pergerakan operasi.
Sejak Kamis malam, TNI AL memperketat sejumlah titik rawan penyelundupan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika personel mendeteksi sebuah sampan kaluk melaju mencurigakan menuju alur Bagan Asahan.
Unit FQRT langsung melakukan penyergapan di Dermaga Belacan Tradisional dan menangkap pelaku berinisial SN (49), warga asal Jawa Timur, tanpa perlawanan.
Dari pemeriksaan, dua bungkus sabu ditemukan dan diuji dengan alat Trunarc, yang memastikan isinya adalah methamphetamine.
Komandan Lanal TBA: Bukti Kesigapan Prajurit TNI AL
Komandan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D., M.Tr.Opsla., CTMP, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata kesigapan prajurit di lapangan.
"Kami akan terus memperkuat pengawasan maritim dan menindak tegas seluruh bentuk kejahatan di laut demi masa depan bangsa," tegasnya.
Ia menegaskan operasi ini sejalan dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan penegakan hukum tanpa kompromi.