POSMETRO MEDAN, Langkat– Sejumlah warga Desa Telagah, Kabupaten Langkat, mengaku keberatan atas rencana pembangunan Puskesmas yang dinilai bermasalah, baik dari sisi lokasi maupun proses administrasinya.
Menurut informasi yang dihimpun, Senin (1/12) siang, warga menyebut Ketua DPRD Kabupaten Langkat diduga menghalangi pembangunan Puskesmas di lokasi hibah yang telah disediakan masyarakat.
Sebaliknya, ia disebut-sebut memaksakan agar pembangunan dilakukan di lokasi lain yang dianggap tidak layak.
Warga menilai lokasi yang dipaksakan tersebut jauh dari permukiman, sulit akses listrik, tidak tersedia fasilitas air PDAM, serta berada di area yang curam dan dinilai membahayakan keselamatan.
Lahan yang ada listrik
"Ada tempat yang lebih layak, kok malah dipilih lokasi yang ada jurang-jurangnya. Sangat membahayakan kalau Puskesmas dibangun di sana," ujar seorang warga berinisial HG.
Warga juga menyoroti dugaan cacat administrasi dalam proses penetapan lahan. Perangkat Desa Telagah diduga menyalahi aturan administrasi dengan memaksakan penetapan lahan yang dinilai tidak sesuai.