POSMETRO MEDAN, Tanah Karo -Pemerintah Kabupaten Karo melaksanakan evaluasi kinerja bagi perangkat daerah yang dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe, Senin (01/12/2025).
Evaluasi tersebut membahas program strategis nasional seperti realisasi proyek strategis nasional makan bergizi gratis (MBG),Sekolah Rakyat,Jaminan Kesehatan Nasional, Ketahanan Pangan Pengendalian Inflasi dan Pembentukan Koperasi Merah Putih.
Bupati Karo, Antonius Ginting dalam sambutannya mengatakan, evaluasi kinerja perangkat daerah merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.
"Kita berharap, evaluasi ini dapat menjadi momentum bagi kita untuk meningkatkan kinerja dan komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita sebagai aparatur sipil negara. Saya ingin mengingatkan bahwa keberhasilan kita dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik tidak hanya bergantung pada kinerja individu, tetapi juga pada kerja sama dan koordinasi yang baik antar perangkat daerah supaya program strategis nasional cepat selesai," ujar Bupati.
Dibalik evaluasi kinerja perangkat daerah, Pemerintah Kab.Karo bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab.Karo melaksanakan tes urine bagi Eslon ll dan lll yang mengikuti rapat evaluasi perangkat daerah.
Saat ditemui salah satu Eslon ll mengatakan merasa kaget karena tidak ada pemberitahuan kalau ada kegiatan Tes Urine.
" Pas masuk saya langsung tes urine, hasilnya akan disampaikan kepada pimpinan" pungkas pegawai Eslon II yang enggan disebut namanya.
Kegiatan tes urine tersebut di ikuti sebanyak 67 Aparatur Negara Sipil dari Eslon ll dan lll.
Ditempat yang sama, Sekda Kab.Karo, Glora Karunia Putra Ginting menuturkan bahwa melalui tes urine untuk Eselon II dan Eselon III merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Karo.
Tes urine ini bertujuan untuk mendeteksi adanya penyalahgunaan narkoba di kalangan pejabat dan staf pemerintah, serta meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba dan komitmen untuk memberantas penyalahgunaannya, pungkas Sekda.