POSMETRO MEDAN, TANAH Karo -Menanggapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah titik di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Kabupaten Karo, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara dari fraksi partai Golkar sekaligus Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian, Frans Dante Ginting mengatakan,masyarakat jangan panik, stok BBM cukup. Komisi B DPRD Sumut sudah melakukan kordinasi baru - baru ini dengan Pertamina, katanya pada Posmetro Medan, Rabu (3/12/2025).
Hanya saja, kata Ginting ada kendala pada pendistribusian karena adanya musibah bencana alam di Sumut dan Aceh. "Kita dapat merasakan kondisi warga ditengah keterbatasan BBM saat ini," kata Ginting.
Ginting berharap dalam waktu secepatnya, jalur - jalur pendistribusian BBM via darat, dapat segera dibersihkan dari material - material longsoran, sehingga pendistribusian BBM ke SPBU-SPBU di Sumut, termasuk Kab.Karo menjadi lancar.
"Pemerintah pusat dari kementerian SDM juga sudah menjamin BBM tidak langka, hanya saja pendistribusianya terganggu. Siapapun tidak berharap ada bencana seperti ini, maka saya minta kepada masyarakat jangan terlalu panik", pungkas Ginting.
Sementara diperoleh dari halaman Facebook milik dinas Kominfo Kab.Karo terlihat Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karo terus melakukan koordinasi intensif serta pemantauan terhadap pendistribusian BBM di seluruh wilayah Kabupaten Karo.
Sebagai langkah cepat merespons kondisi pasokan BBM, Pemkab Karo telah berkoordinasi langsung dengan pihak Pertamina untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Dari hasil koordinasi tersebut, Pertamina menyampaikan bahwa saat ini distribusi BBM masih mengalami kendala akibat beberapa unit mobil tangki mengalami kerusakan karena bencana alam, serta adanya kebutuhan distribusi tambahan ke wilayah terdampak bencana di Tapanuli Tengah, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
"Atas instruksi Bupati Karo, Antonius Ginting, telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak SPBU mulai hari ini, pengiriman BBM dibeberapa SPBU tertentu ditingkatkan menjadi 24 ton untuk setiap jenis BBM, dari yang sebelumnya hanya 8 ton per jenis," ujar Kadis Perindag Karo, Sarjana Purba.
Untuk menjaga kelancaran distribusi di tingkat lapangan, Pemkab Karo juga telah menugaskan Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta pemerintah kecamatan untuk bekerja sama dengan TNI/Polri dalam melakukan pengawasan dan mengurai kemacetan di sejumlah SPBU di wilayah Kabupaten Karo.